De Tjolomadoe, Pabrik Gula jadi Bangunan Ikonik Kelas Dunia

Solo   02 Maret 2019   301


Share on      

PG Colomadu, atau Pabrik Gula Colomadu adalah sebuah pabrik gula terbesar yang pernah dibangun pada masa itu oleh Mangkunegara IV pada tahun 1861, konon dulunya tempat ini adalah pabrik penyuplai gula terbesar kedua di dunia pada saat itu. Di sekitar pabrik ini ada rumah penginapan untuk keluarga kerajaan jika sewaktu waktu berkunjung untuk mengawasi kinerja pabrik ini. Ada beberapa bangunan di sekitar kawasan ini. Tapi yang paling ikonik disini adalah menara besar yang terlihat dari kejauhan. Setelah direvitalisasi menjadi De Tjolomadoe, banyak bangunan yang dialih fungsikan sekarang menjadi tempat hiburan dan area exhibition.

Interiornya sangat unik. Lantainya dihiasi keramik berwarna kuning terang dan hitam, dihiasi dengan mesin mesin bekas yang tidak dipindah tempat sejak awal dibangun dahulu. Area ini cocok banget buat kalian yang suka hunting foto. Disini juga sering lho, dipakai untuk foto buku tahunan sekolah sampai foto pre-wedding. Di gedung ini juga ada area konser. David Foster pernah konser disini saat pembukaan De Tjolomadoe pada bulan Maret 2018 silam, bahkan saat diwawancarai beberapa media dia mengaku sangat takjub dapat bermain disini. Pada saat itu David Foster ditemani penyanyi internasional Brian McKnight dan dimeriahkan dengan beberapa penyanyi Indonesia, yaitu Sandy Sandhoro, Anggun C Sasmi, Yura Yunita, dan Dira Sugandi.

Dengan biaya masuk museum sekitar Rp. 25.000 per orang, kalian udah bisa menelusuri ke seluruh bagian De Tjolomadoe dengan total luas wilayah 6,4 ha² ini. Jika anda hobi jalan-jalan tapi malas merogoh kocek, anda masih bisa menikmati suasana museum di halaman luar gedung yang sangat luas. Gedung hasil revitalisasi BUMN ini berlokasi di Jl. Adi Sucipto No.1, Paulan Wetan, Malangjiwan, Colomadu. Sekitar 8 menit dari Bandara Adi Soemarmo dan gampang banget ketemunya. Pokoknya dari jauh tuh menara yang menjulang tinggi sudah dapat terlihat. Biar gausah bingung, De Tjolomadoe udah ada kok di app Google Maps. Jika anda naik prameks paling dekat turun di Stasiun Purwosari, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan ojek atau taksi online dengan jarak sekitar 7 km.

Bagi kalian suka wisata kuliner juga gak perlu takut bakal kelaparan atau bosen disini. Selain buanyak banget tempat yang bisa di eksplor, banyak spot foto, disini juga tersedia foodcourt dan berbagai stand makanan dan minuman yang siap tersedia kapanpun kalian butuh. Gaperlu khawatir lagi deh. Cari oleh oleh untuk dibawa pulang? Oh di De Tjolomadoe juga ada toko-toko kain batik dan pakaian batik yang khas dan menarik sekali. Oiya, rekomendasi kami jika anda ingin kesana sebaiknya jangan pas siang hari karena di pelataran parkir sampai dengan pintu masuk museum masih minim tempat untuk berteduh.. Penasaran kan? Buktikan sendiri!